Jasa Raharja Pastikan Korban KM Virgo Dapat Penanganan Cepat

JURPOL.ID, Jakarta - PT Jasa Raharja memastikan pelayanan bagi korban insiden KM Virgo Transport 8 yang melayani rute Surabaya-Banjarmasin berjalan cepat, mulai dari pendataan hingga penjaminan biaya perawatan.
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin bersama Direktur Operasional Ariyandi turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh korban mendapat penanganan secara cepat dan optimal.
“Kami terus memastikan agar pelayanan dapat berjalan dengan cepat dan tidak menjadi hambatan bagi korban,” ujar Awaluddin dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (13/9/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses pendataan, verifikasi, hingga penjaminan biaya perawatan korban berjalan sesuai ketentuan.
Sejak menerima informasi insiden, Kepala Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Selatan Ahmad Arkan Nugraha langsung berkoordinasi dengan Basarnas, kepolisian, otoritas pelabuhan, rumah sakit, dan sejumlah instansi terkait.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memperoleh data korban secara akurat, termasuk memastikan keberadaan dan kondisi korban yang telah dievakuasi.
Petugas Jasa Raharja juga melakukan pendataan langsung di lokasi evakuasi dan sejumlah fasilitas kesehatan tempat korban mendapatkan perawatan.
“Dalam situasi seperti ini, kecepatan menjadi hal yang sangat penting,” kata Awaluddin.
Jamin Biaya Perawatan Korban
Jasa Raharja memastikan korban yang telah dievakuasi dan menjalani perawatan mendapatkan jaminan biaya pengobatan dari pihak rumah sakit.
Untuk korban luka-luka, jaminan biaya perawatan diberikan hingga maksimal Rp20 juta. Sementara korban meninggal dunia berhak memperoleh santunan sebesar Rp50 juta yang diberikan kepada ahli waris sah sesuai ketentuan.
Awaluddin menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut. Jasa Raharja, kata dia, akan terus mendampingi korban dan keluarga serta memastikan hak perlindungan mereka terpenuhi.
“Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban tertangani dengan baik. Jasa Raharja akan terus hadir bersama korban dan keluarga,” tuturnya.
Berdasarkan laporan awal Kantor SAR Banjarmasin, KM Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin dilaporkan menghadapi cuaca buruk sekitar pukul 01.00 WIB sebelum kemudian hilang kontak.
Kantor SAR Banjarmasin menerima laporan mengenai kejadian tersebut pada pukul 04.10 WIB dan selanjutnya mengerahkan tim SAR untuk melakukan pencarian.



